Postingan

Setitik kata

Puisi dari aku yang masih mencari Dan terus mencari Belum juga kutemui Membuat dalam hati merintih Aku disini masih menunggu Sambil mencari dan terus mencari Sembari perbaiki diri Bagaimana bisa kudapati Aku tidak tahu Sungguh Hanya itu Saja -IPS-

Kau yang Tentukan

Sampai kapan hendak menanti? Ditengah luas rintang terbentang Menanti pun tanpa aksi Bagaimana kah dapat yang dinanti datang? Tenangkanlah, berfikir sejenak kemudian Bersama senandung, dengarkan hati bersuara Apakah ia masih dalam pencarian Ataukah tlah mampu tuk berkata Dedaunan hijau menari-nari bersama angin, membawa pesan Bersama alunan syair nan merdu menyanyi-nyanyi Bersatu padu merasuki badan Menjelajahi sepi nya hati Wahai kawan, ia tiada untuk ditunggu Tiada pula hanya dinanti Namun, ia dijemput dan diramu Bersama gigih dan tekad hati -IPS-

Cinta Tanpa Suara

Pena ku merangkai kata cinta tak bersuara Menyimpan rasa Tapi tak mampu berkata Hanya diam seribu bahasa Mencintai dalam diam, Terdengarnya menyedihkan Sakit pula jika dirasa Namun, Melihat dalam jarak dan berdoa dalam hening Salah satu cara ku mencintai Sebab ada benarnya kata orang Cinta tak selalu saling memiliki bukan? -IPS-

Melodi Sore

Begitu ku nikmati hari ini Bersama terangnya langit lazuardi Lagi angin yang kian menghembus hati Sinar mentari mulai meredupi Rindu aku akan alam Melihat ragam tumbuhan Menyaksikan indahnya karya Tuhan Sungguh takjub dan menawan -IPS-

Rindu Sendiri

Hari ini aku tau Betapa bersejarahnya hari itu Hari yang begitu menyenangkan Entah kapan terulang Hari ini aku tersadar Ketika insan silih berganti Memaksa sanubari Yang selalu tak berhasil Sepi Sunyi Bersama syair Memandangi kenangan itu -IPS-

Bertanya dalam Lara

Biarkan masa lalu lepas Untaian waktu tak lagi kembali Terkadang membisu dibuatnya Karna ketakutan Dalam sunyi, dalam hening Sungguh menjerit hati sambil bertanya Bertanya mengapa Mengapa ada pertemuan? Mengapa begitu manis dan membahagiakan? Mengapa memberi pengharapan? Mengapa selesai seketika? Disini hanya merenung Ditemani temaram yang mendalam Hanya itu yang ku rasakan Bukan kah setiap pertemuan pasti ada perpisahan? -IPS-

Tentang

Hidup itu seperti seni mengukir Tak bisa mengulang hanya mampu perbaiki Semua ada masanya Hidup sewajarnya Tak selamanya hidup lurus sesuai harapan Setiap kejadian membentuk kepribadian Jangan ada yang disesali Tuhan punya rencana indah, yang manusia tidak tahu Bukan masalah jika lakukan sesuatu dengan lambat Yang menjadi masalah Ketika Berhenti, berdiam diri Perlahan namun pasti Perjalanan akan membawa mu kesana Ke mana angan dan cita berlabuh Muara dari daya upaya -Indriani Puspita Sari-