Kau yang Tentukan

Sampai kapan hendak menanti?

Ditengah luas rintang terbentang

Menanti pun tanpa aksi

Bagaimana kah dapat yang dinanti datang?


Tenangkanlah, berfikir sejenak kemudian

Bersama senandung, dengarkan hati bersuara

Apakah ia masih dalam pencarian

Ataukah tlah mampu tuk berkata


Dedaunan hijau menari-nari bersama angin, membawa pesan

Bersama alunan syair nan merdu menyanyi-nyanyi

Bersatu padu merasuki badan

Menjelajahi sepi nya hati


Wahai kawan, ia tiada untuk ditunggu

Tiada pula hanya dinanti

Namun, ia dijemput dan diramu

Bersama gigih dan tekad hati


-IPS-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setitik kata

Cinta Tanpa Suara

Hadapi, bukan Lari